Sunday, 12 May 2013

Melihat kehidupan dari dua sisi

Kehidupan ini memang tidak selalu terasa adil bagi semua orang. Mau kuceritakan sebuah? Silahkan simak cerita berikut ini.

Ketika seseorang dengan sombongnya mampu berkata, "Aku saja bisa mendapatkan sekian juta dalam sekian waktu."
Di sisi lain, seseorang berkata, "Aku hanya mendapatkan empat puluh ribu dalam satu hari, itupun jika aku bekerja."

Ketika si sombong memasukkan anaknya ke sekolah, ia berkata, "Aku ingin memasukkan anakku di sekolah paling bagus karena aku sudah membayar mahal."
Sedangkan, ada orang lain yang berkata, "Aku bersyukur anakku bisa sekolah."

Ketika seorang anak asyik bermain dengan tablet dan gadget lainnya, anak lain berusaha keras agar tidak perlu membebani orang tuanya dengan biaya sekolah.

Ketika seorang anak membawa uang jajannya sebesar puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu, ada anak lain yang bahkan belum pernah memegang uang sebanyak itu.

Pernahkah kalian sadar? Hal-hal di atas sering terjadi, bahkan mungkin kita pernah melihat, mendengar atau bahkan mengalaminya sendiri. Dengan cerita-ceriat tersebut, aku hanya ingin kita sebagai sesama manusia tidak lupa akan hal yang terpenting, tujuan mengapa kita ada di dunia ini, yaitu untuk saling membantu dan menghargai sesama.

Post a Comment